Pelajaran Satu Juta Dollar (A Million Dollar Lesson)

Posted: 26 October, 2008 in Motivation, Relation

Di kutip dari peter parker. A Million Dollar Lesson
Seorang sopir taksi telah mengajarkan pada saya bagaimana memenuhi harapan dan kepuasan
pelanggan. Sebuah pelajaran berharga satu juta dolar.
Mungkin anda harus mengeluarkan ribuan dollar untuk membayar seseorang pembicara profesional dalam sebuah seminar atau pelatihan motoivasi bagi karyawan perusahaan. Tapi kali ini saya hanya cukup mengeluarkan ongkos taksi seharga 12 dollar saja.

Ceritanya begini

Suatu hari saya terbang ke Dallas untuk menemui seorang klien.waktu itu sangat sempit. Karena saya harus kembali ke airport.
Saya menyetop sebuah taksi. Begitu tiba,dengan segera sopir taksi membuka pintu mobil untuk saya, dan memastikan bahwa saya telah duduk dengan nyaman di dalamnya.
Begitu ia duduk di belakang kemudi, ia menunjuk sebuah koran Wall Street Journal yang terlipat rapi di samping saya untuk dibaca. Lalu ia menawarkan beberapa kaset dan menanyakan jenis musik apa yang saya sukai. ” Wow..” saya cukup terperanjat dengan pelayan yang diberikannya. Saya menoleh ke sekeliling. Jangan ada program-program ” Candid Camera” yang ingin menjebak dan mengolok-olok saya. Dengan penuh penasaran saya memberanikan bertanya pada sopir taksi itu, ” Wah…kelihatannya anda sangat senang sekali dengan pekerjaan anda ini. Tentu anda punya cerita yang panjang mengenai pekerjaan anda ini ?”.
”anda salah,” jawabnya, ”Dulu saya bekerja di Corporate America. Tetapi saya merasa lelah karena berapapun kerasnya usaha untuk menjadi yang terbaikdalam perusahaan itu, ternyata tidak pernah memuaskan hati saya. Kemudian saya memutuskan untuk menemukan sebuah ceruk dalam kehidupan saya dimana saya bisa merasa bangga dan puas karena mampu menjadi diri saya yang terbaik.
“saya tahu.” Lanjutnya, “ saya takkan perna bisa menjadi ilmuwan roket, tetapi saya suka sekali mengendarai mobil dan memberikan pelayanan pada orang lain. Saya ingin merasa bahwa saya telah melakukan pekerjaan yang terbaik setiap harinya. Lalu, saya merenungi apa yang jadi kelebihan diri saya, dan wham… saya menjadi seorang sopir taksi.”
”Satu hal yang saya yakini, supaya saya meraih keberhasilan dalam usaha saya ini, saya hanya perlu memenuhi kebutuhan penumpang saya. Tetapi agar bisnis saya ini saya hanya perlu memenuhi kebutuhan penumpang saya. Tetapi agar bisnis saya ini menjadi luar biasa, saya harus melebihi harapan penumpang saya. Tentu saja saya ingin meraih hasil yang luar biasa. Ketimbang yang biasa-biasa saja.”
Waw… sebuah pelajaran nyata yang luar biasa. Menurut anda. Apakah saya memberinya tips besar atas pelayanan yang diberikannya? Anda salah, dia adalah kerugian bagi Corporate America. Tetapi teman perjalanan yang baik.

Sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s