Teman Adalah Hadiah

Posted: 17 November, 2008 in Relation

Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek.
Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik.

Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.

Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek.
Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama..
Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.

Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka.
Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya.
Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.

Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka.
Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKANLAH karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.

Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita?
Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama kita?

Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita.
Mereka tidak akan bilang bahwa “lutut” mereka luka atau mereka takut air”,
mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll.

It’s a defense mechanism. Itulah cara mereka mempertahankan diri.

Mereka tidak akan bilang: “Aku tidak bisa menari”
Melainkan : “Menari itu tidak menarik.”

Mereka tidak akan bilang: “Aku membutuhkan kamu”
Melainkan : “Tidak ada yang cocok denganku.”

Mereka tidak akan bilang: “Aku kesepian”
Melainkan : “Teman-temanku sudah lulus semua”

Mereka tidak akan bilang: “Aku butuh diterima”
Melainkan : “Aku ini buruk, siapa yang bakal tahan denganku..”

Mereka tidak akan bilang: “Aku ingin didengarkan”
Melainkan: “Kisah hidupku membosankan. .”

Setiap jiwa adalah ciptaan Allah yang berpotensi serupa dengan Dia , tidak ada yang “jelek” , mereka patut dikasihi apa pun penampilan dan perbuatannya.
Perintah-Nya :” Kasihilah sesamamu seperti mengasihi dirimu sendiri”

Mereka semua hadiah buat kita, entah bugkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan.
Hanya ketika kita bertemu jiwa-dengan-jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkan-Nya buat kita.

Berikanlah makna di dalam kehidupan Anda bukan hanya untuk diri Anda sendiri saja melainkan juga untuk membahagiakan sesama manusia di dalam lingkungan kehidupan Anda.

Berikanlah waktu Anda dengan digabung oleh rasa kasih!
Seorang sahabat sama seperti satu permata yang tak ternilai harganya.
Seorang kawan bisa membuat kita ceria, membuat kita terhibur.
Mereka meminjamkan telinganya kepada kita pada saat kita membutuhkannya.

Mereka bersedia membuka hati maupun perasaannya untuk berbagi suka dan duka dengan kita pada saat kita membutuhkannya.

Maka dari itu janganlah buang waktu yang Anda miliki, janganlah sia-siakan waktu yang sedemikian berharganya.
Bagikanlah sebagian dari waktu yang Anda miliki untuk seorang kawan.

Pasti waktu yang Anda berikan tersebut akan berbalik kembali seperti juga satu lingkaran walaupun terkadang kita tidak tahu dari mana dan dari siapa datangnya.

Mulailah kita awali degan membagikan waktu kita sejenak dengan men-forward artikel ini kepada semua kawan atau sahabat yang membutuhkannya.

Dengan ucapan I care about you!

Sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s