Pengusaha dan Pengemis

Posted: 23 April, 2009 in Inspiration

Seorang pengusaha asal New York tengah terburu-buru menuju ke subway yang membawanya pulang. Tak jauh darinya ada seorang penjual pensil dekil menggelar dagangannya di lantai stasiun bawah tanah. Pengusaha itu menaruh uang satu dolar dan segera berlalu menuju ke subway. Tiba-tiba, seolah teringat akan sesuatu, pengusaha itu berbalik dan mengambil sebatang pensil. Dia menjelaskan kalau dia hampir lupa mengambil pensil itu. “Lagipula, kau pengusaha sama seperti aku. Kau menjual sesuatu dan aku telah membayarnya.” Alih-alih memberi uang secara percuma, pengusaha itupun berlalu dengan membawa pensil.

Beberapa bulan kemudian, seorang salesman berpakaian rapi menemuai pengusaha asal New York itu. “Mungkin anda tidak mengenali saya tuan, tapi saya tidak akan melupakan anda. Karena andalah yang mengembalikan harga diri saya. Saya adalah “pengemis” yang menjual pensil di stasiun bawah tanah. Sampai anda datang dan mengatakan bahwa saya seorang “pengusaha””

Kita tak pernah tahu bahwa satu kata bisa mengembalikan semangat seseorang. Don’t hesitate to give it

from buku Zig Ziglar : Turning No Into Yes

Comments
  1. anto says:

    Kawanku … terimakasih … saat ini engkau berperan jadi pengusaha yang terburu-buru itu … dan aku pengemis … aku mau bangkit lagi, semoga bisa … sekali lagi terimakasih kawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s