4 Isteri

Posted: 1 October, 2009 in Reflection

Konon…
Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.

Sang Raja selalu memberikan isteri keempatnya hadiah berupa pakaian-pakaian yang mahal dan makanan yang paling enak. Yang terbaik yang pernah ada di dunia.

Sang Raja juga sangat memuja isteri ketiganya. Ia selalu memamerkan istri ketiganya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga. Sang Raja takut suatu saat nanti, isteri ketiganya ini akan meninggalkannya.

Sang raja juga menyayangi isteri keduanya. Karena isterinya yang satu ini adalah tempat curahan hati raja. Istri keduanya selalu ramah, peduli dan sabar terhadap raja. Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah, dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isterinya yang kedua karena sang istri kedua dapat membantunya melalui masa-masa sulit itu.

Isteri pertama Sang raja adalah pasangan yang sangat setia. Ia telah memberikan seluruh pikiran, hati, dan jiwa besarnya dalam pemeliharaan seluruh kekayaan alam dan sumber daya demi kelangsungan kerajaan. Karena giatnya bekerja, istri pertama raja ini kelihatan kurus dan tidak terurus. Meskipun sang isteri begitu mencintai rajanya, sang raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini. Sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isteri pertamanya itu.

Pada suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia menyadari bahwa kematiannya sudah dekat.

Sambil merenungi kehidupannya, sang raja lalu berpikir, “Saat ini aku memiliki 4 isteri disampingku, tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri”.

Sang raja memutuskan untuk bertanya kepada ke empat istrinya pertanyaan yang sama, yaitu apakah mereka akan menemani dan mengikutinya kemanapun ia pergi?

Istri keempatnya menjawab : “Tidak akan!”, lalu ia pun pergi tanpa berkata-kata lagi.

Isteri ketiganya menjawab : “Tidak! Hidup ini begitu indah! Saat kau meninggal, akupun akan menikah kembali!”

Isteri keduanya menjawab : “Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaaanmu! Yang bisa aku lakukan, hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu. ”

Sang Raja menjadi hambar dan wajahnya membeku, hatinya hancur berkeping-keping. Ia sangat mencintai ketiga istrinya! Ia memberikan yang terbaik kepada istri-istrinya itu, akan tetapi tidak ada satu pun dari mereka yang bersedia menemaninya pergi meninggalkan dunia ini.

Tiba-tiba, sebuah suara berkata: “Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi.”

Sang raja menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang berbicara. Dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya. Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi.

Dengan penyesalan yang sangat mendalam kesedihan yang amat sangat, sang raja berkata sendu, “Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku masih punya banyak kesempatan!”

……………………..

…..

Refleksi:
Dalam realitanya, sesungguhnya kita semua mempunyai ‘4 isteri’ dalam hidup kita….

‘Isteri keempat’ kita adalah tubuh kita. Tidak peduli berapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk membuatnya terlihat bagus, tetap saja dia akan meninggalkan kita saat kita meninggal.

Kemudian ‘Isteri ketiga’ kita adalah ambisi, kedudukan dan kekayaan kita.
Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ke tangan orang lain.

Sedangkan ‘isteri kedua’ kita adalah keluarga dan teman-teman kita. Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita, tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman.

Dan, ‘isteri pertama’ kita adalah jiwa, roh, iman kita, yang sering terabaikan karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu. Padahal, jiwa, roh, atau iman inilah yang akan mengikuti kita kemanapun kita pergi. Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang! Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s