Archive for the ‘Tips’ Category

Mengemudi Hemat BBM

Posted: 18 March, 2011 in Tips

Gaya mengemudi memegang peranan sangat penting dalam konsumsi bahan bakar sebuah mobil.

Berikut adalah teknik-teknik mengemudi secara efisien yang bisa dicoba dalam berkendara sehari-hari :

1. Pulse & Glide
Sesedikit mungkin / sejarang mungkin menginjak pedal gas dan meluncurlah sebanyak mungkin.

Ibarat bersepeda jarak jauh, untuk menghemat tenaga biasanya pesepeda menerapkan teknik ‘Gowes – Meluncur – Gowes – Meluncur’, maka kombinasi ‘Gas – Meluncur’ juga berlaku untuk kendaraan.

Pada teknik Pulse & Glide gunakan rem secukupnya, agar energy kinetik / momentum saat meluncur tetap terjaga, dengan catatan “Tetap awas & siaga, serta cermati kondisi lalu lintas dengan seksama”.

Untuk mobil dengan transmisi otomatik pada saat meluncur posisi tuas transmisi tetap di D.
2. Pindahkan Gigi Secepat Mungkin
Saat berakselerasi pindahkan gigi* secepat mungkin dan hindari mesin berputar ke RPM tinggi.

Perpindahan gigi bisa dilakukan pada saat Torsi mesin mencapai 70 – 80%, untuk kendaraan Diesel MPV / SUV sudah bisa ganti gigi pada RPM 1500 – 1800, untuk mesin Gasoline Normal Aspirated bisa ganti gigi pada RPM 2100 – 2400, dengan catatan “Sesuaikan dengan beban yang diangkut serta kontur jalanan (apakah datar / menanjak)”.
*) pindah ke gigi lebih tinggi
3. Traffic & Road Anticipation
Antisipasi kondisi lalu lintas, hal ini sangat terkait dengan teknik Pulse & Glide.

Misal saat menghadapi lampu merah / lalu lintas padat di depan, maka sejak jarak masih jauh kita bisa segera lepas gas dan biarkan mobil meluncur dengan sendirinya.

Juga pahami kontur jalan yang sering anda lalui, pada bagian dimana jalanan agak menurun maka Anda cukup tekan pedal gas sedikit saja atau bahkan meluncur (Gliding).

Saat menghadapi tanjakan maka Anda bisa ancang-ancang dari jauh dengan meningkatkan kecepatan kendaraan sehingga pada saat menanjak beban mesin menjadi lebih ringan.
4. Hindari Idle Berkepanjangan, seperti halnya :
a. Memanaskan mesin terlalu lama
b. Menunggu di dalam mobil untuk waktu yang lama dengan kondisi mesin hidup.
5. Berakselerasi dengan Halus
Berakselerasi dengan halus membuat beban kerja mesin lebih ringan daripada berakselerasi dengan sangat cepat.

Jika memungkinkan boleh mencoba akselerasi bertahap, misal dari diam lalu berakselerasi hingga 30 – 40 km/jam, setelah itu kendurkan gas sedikit selama beberapa detik (kecepatan stabil), lalu kemudian tingkatkan lagi kecepatan hingga 70 – 80 km/jam.
6. Gunakan AC Secukupnya
AC bisa digunakan secukupnya, dimana pada saat suhu luar sejuk maka Termostat bisa dikecilkan atau pada saat berakselerasi / jalanan menanjak, kompressor AC dimatikan* (dengan tombol ‘AC’ atau mengecilkan Termostat). Setelah jalan mendatar kembali / suhu kabin mulai berkurang dinginnya, AC dihidupkan kembali.
*) Kompressor AC mati tetapi blower AC tetap hidup
7. Menjaga Tekanan Ban & Kondisi Mesin
Selalu menjaga tekanan ban & menjaga kondisi mesin tetap prima.
8. Membuang / Membilas Endapan Karbon
Bila mesin jarang berputar ke RPM tinggi, maka 2 – 3 bulan sekali lakukan ‘Italian Tune Up’ utk membuang / membilas endapan karbon pada ruang bakar.

Proses Italian Tune Up bisa dilakukan di jalan tol saat sepi, dimana mobil meluncur dengan gigi 3 (manual), untuk otomatik gunakan gigi 2 atau 3, lalu geber mesin hingga jarum RPM bergerak mendekati Redline (500 RPM menjelang batas merah) dan sesudahnya segera pindah ke gigi lebih tinggi dan mengemudi normal kembali.

Catatan : Saat melakukan Italian Tune Up pastikan pelumas mesin dalam kondisi prima.

 

Sumber

Bila membaca iklan lowongan kerja di surat kabar, pamflet, majalah, dll., cobalah Anda artikan dulu setiap kalimat yang dituliskannya sebagai persyaratan pelamar kerja. Berikut ini terjemahan bebas dari beberapa kalimat tersebut:

– Dibutuhkan tenaga kerja muda, pengalaman tidak mutlak.
artinya: Dibutuhkan tenaga kerja yang siap digaji di bawah standar.

– Menyukai tantangan.
artinya: Akan menghadapi pekerjaan/tugas sulit dimana tidak/belum ada seorang pun di perusahaan tersebut yang sanggup membantu untuk menyelesaikan/ mencari solusinya.

– Bersedia Berkeja di bawah tekanan/work underpressure
artinya: siap-siap jadi sapi perah, bisa kerja rodi/romusha, work hournya bisa 12-16 jam.

– Berkendaraan sendiri.
artinya: Perusahaan tidak cukup modal untuk menyediakan kendaraan dan ongkos transportasi operasional.

– Memiliki SIM.
artinya: Siap-siap merangkap jadi supir pribadi bos.

– Tinggal tidak jauh dari lokasi perusahaan.
artinya: Siap-siap mondar-mandir ke kantor, tak peduli tengah malam, hari libur, atau lagi sakit.

– Berwawasan luas.
artinya: Bidang pekerjaan yang ditawarkan tidak spesifik, siap-siap jadi tukang apa aja atau seksi sibuk sekali.

– Dibutuhkan tenaga wanita, single, menarik.
artinya: Dibutuhkan wanita yang siap “bupati” dan pamer “sekwilda” untuk boss-boss (cantik dan seksi only dan berani diapa-apain ditanggung bayaran tinggi)

– Dibutuhkan pria/wanita
artinya: Bila kemampuannya hampir sama, maka wanita yang diterima.

– Menjalani masa percobaan selama 3 bulan.
artinya: Pihak perusahaan meragukan kemampuan para pelamar kerja untuk menempati posisi yang ditawarkan. Atau untuk menghancurkan kompetitor dengan menarik keyperson perusahaan kompetitor dengan tawaran 3x lipat gaji tapi mesti melewati probation 3 bulan, setelah itu dipecat dengan alasan tidak perform. Mati luh…

– Mau bekerja dengan sistem deadline.
artinya: Perusahaan sudah memiliki proyek yang harus segera diselesaikan oleh pelamar kerja bila diterima dan siap kerja siang malam sampe matek (dead).

– Mau bekerja dengan sistem kontrak.
artinya: Perusahaan hanya membutuhkan Anda sementara waktu.

– Mau bekerja dengan sistem bagi hasil.
artinya: Perusahaan tidak sudi memodali Anda dan tidak mau menanggung resiko atas kegagalan Anda (resiko tanggung sendiri).

– Jujur.
artinya: Pegawai perusahaan yang sebelumnya menempati posisi yang ditawarkan telah membawa lari uang perusahaan, alias posisinya basah.

– Berat dan tinggi badan ideal.
artinya: Kerja di front office/customer service.

– Menguasai Bahasa Asing (inggris., perancis., …).
artinya: Perusahaan memiliki masalah komunikasi internal & external.

– Dapat bekerja dalam tim.
artinya: Siap ngajarin sesuatu kepada karyawan lain yang belum mengusai sesuatu tsb.

– Siap ditempatkan di luar kota.
artinya: Get a new life in a new neighbourhood!

– Berpengalaman kerja di bidang yang sama.
artinya: Perusahaan tidak mengerti apa saja yang menjadi tugas Anda nantinya, diharapkan Anda yang mengajari mereka.

– Menguasai MsWord, Power Point,
artinya: Hanya itu yang mampu dibeli/disediakan perusahaan.

– Freelance dan tidak mengikat waktu
artinya : pasti MLM

Semakin Anda Sibuk….

Posted: 2 March, 2009 in Reflection, Tips

Suatu hari, seorang ahli ‘Managemen Waktu’ berbicara didepan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya. Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia berkata: “Baiklah, sekarang waktunya kuis ” Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya diatas meja.

Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples.

Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk kedalamnya, dia bertanya: “Apakah toples ini sudah penuh?” Semua siswanya serentak menjawab,”Sudah!? Kemudian dia berkata, Benarkah? Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang-uncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu. Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi:

“Apakah toples ini sudah penuh? Kali ini para siswanya hanya tertegun “Mungkin belum!”, salah satu dari siswanya menjawab. “Bagus!” jawabnya.

Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan. Sekali lagi dia bertanya, Apakah toples ini sudah penuh? “Belum!” serentak para siswanya menjawab Sekali lagi dia berkata, “Bagus!” Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas.

Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan bertanya: “Apakah maksud dari ilustrasi ini?” Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, “Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!” “Bukan!”, jawab si ahli, “Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa :

JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN, MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT. Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu,suami/istrimu, orang-orang yg kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu.

Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu. Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yg pertama, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya.

Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu”.

9 Tips Memberi Nama Anak

Posted: 9 December, 2008 in Tips
Memberikan nama untuk anak itu susah-susah gampang. Salah-salah nama bisa jadi beban buat si Anak. Maka hati-hatilah dalam memberikan nama untuk anak tersayang. Karena nama akan disandang seumur hidupnya.

Nama itu mengandung doa.
Nama anak itu cermin harapan orang tua. Nama itu mengandung Doa.Tetapi doanya yang singkat-singkat saja. Kalau terlalu panjang nanti dikira lagi bernazar atau berkomitmen sama Tuhan. Kalau dipanggil bukannya nengok, malah bilang “Amiinn..”

Nama jangan nyusahin orang Kelurahan
Nama anak mudah dibaca dan mudah ditulis. Meskipun tampaknya bagus,jangan pakai huruf mati yang digandeng-gandeng atau didobel- dobel (mis. Lloyd,Nikky, Thasya dll). Biasanya sama petugas Kelurahan akan terjadi salah tulis dalam pembuatan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, KTP dll.Nah… nggak enaknya lagi kalo kita minta revisi biasanya kena biaya lagi… dan prosesnya lama lagi.

Nama jangan cuma satu kata
Minimal ada First Name, Nick Name dan Family name gitu loh…. Ini penting terutama kalo pas lagi ngurus Paspor atau Visa. Nggak jadi berangkat ke Amrik hanya gara-gara namanya cuma=20 Prakoso atau Pamuji atau Paryono khan esiaan…

Nama jangan terlalu panjang
Nama yang panjang bererot bisa bikin susah si pemilik nama. Disamping susah ngingetnya, juga ngerepotin waktu ngisi formulir pendaftaran masuk Perguruan Tinggi Negeri (dulu UMPTN). Itu lho..yang ngitemin buletan-buletan pakai pensil 2B. Capeek khaan… Nama panjang seperti Siti Hartati Riwayati Mulianingsih Adiningrum Mekar Berseri Sepanjang Hari…. adalah sangat-sangat not-recommended.

Nama anak bersifat internasional
Anak kita hidup dimasa depan, di era globalisasi dimana hubungan dengan dunia internasional amat sangat intens. Jadi jangan mempersulit anak dengan nama-nama yang sulit di-eja. Nama Saklitinov misalnya orang Jepang nyebutnya Sakuritino, orang Sunda bilang aktinop orang Amrik bilang Sechlaytinove… Syusah khaaannn Padahal maksudnya Sabtu Kliwon Tiga November…

Ketahuilah arti nama anak
Ketahuilah arti nama anak. Jangan memberikan nama hanya karena enak diucapkan atau bagus ditulisnya. Nama Jalmowono memang sepintas enak diucapkan dan bagus kalo ditulis tetapi ketahuilah bahwa Jalmowono itu artinya Orang Utan.

Jangan pakai nama artis.
Nama artis memang bagus-bagus, cuma masalahnya kalau artis itu kelakuannya baik… lha kalau jadi bahan gosip melulu khan jadi beban juga buat si anak. Lagian pakai nama artis itu tandanya anda gak kreatif dalam bikin nama.

Abjad huruf pertama nama anak.
Huruf pertama “A” pada nama anak ada enak gak enaknya. Gak enaknya kalau pas ada ujian/test/wawancara sering dipanggil duluan. Gak sempet nanya-nanya ama temannya. Tapi kadang-kadang juga pas giliran dapat pembagian apa gitu, dapetnya juga sering duluan. Sebaiknya ambil huruf pertama itu antara D sampai K. Cukupan lah… Huruf depan Z… wah.. biasanya adanya dibawah…

Jangan sok Kebarat-baratan
Jangan memberi nama anak dengan bergaya kebarat-baratan, biar dibilang keren. Kudu diinget, anda lahir dibumi Indonesia, orang Indonesia, kultur ya tetap orang Indonesia. Kalau nama keindo-indoan, tapi mukanya ya melayu-melayu juga, malu sendiri kan, anaknya ya ortunya.. Lagian kalo kejepit toh bilangnya “adawww….” bukan “Oh my God..”

9 Tips Presentasi

Posted: 6 December, 2008 in Tips

1. Kenali tujuan akhir presentasi
Kesempatan tidak datang dua kali, manfaatkan kesempatan sekecil apapun kita anda diberi kesempatan presentasi untuk menyampaikan maksud dan gagasan anda.

2. Kenali audiens anda
Sebelum memulai presentasi, tidak ada salahnya anda berbicara dengan dua tau tiga orang untuk mendapatkan “feeling” tentang kebutuhan audiens, isu yang penting buat mereka serta level pengetahuannya. .

3. Skets presentasi anda
Sebelum memulai presentasi buatlah peta pikiran tentang apa yang anda presentasikan.

4. Perbanyak bahan referensi buat presentasi anda
Intisarikan bahan yang anda dapatkan dengan menggunakan notes (cukup pokok pikiran dan lampirkan dengan data sumber)

5. Berbicaralah dengan efektif
Gunakan kata-kata yang efektif dalam menyampaikan setiap pokok pikiran. Usahakan 40-60 kata menyampaikan gagasan-gagasan penting.

6. Gunakan tempo bicara yang tepat
Berdasarkan survey setiap 10 menit pembicaraan berisi 1600-1800 kata. Tidak ada salahnya anda merekam presentasi anda untuk mempelajari tempo bicara anda apakah udah sesuai, kadangkala bicara yang tidak efektif membuat tempo bicara anda menjadi kecepatan.

7. Bicaralah, jangan membaca
Anda bukan semata-mata mempersiapkan bahan presentasi tetapi anda menyiapkan diri anda untuk presentasi. Jadi pada saat presentasi jangan membaca bahan tapi bicaralah dengan penuh energi, interest dan semangat.

8. Jangan lupa bawa handout presentasi
Dalam situasi yang resmi, copy bahan presentasi perlu dibagikan ke peserta. Hal ini diperlukan agar pokok pikiran yang hendak disampaikan semakin fokus

9. Respons umpan balik yang didapat
Perhatikan setiap detil umpan balik yang diberikan audiens. Lakukan perbaikan yang segera jika memungkinkan, selalu dapatkan atensi dari setiap audiens.

Sumber

Kecanduan berbelanja?

Posted: 25 November, 2008 in Tips

Maraknya konsumerisme serta gaya hidup hedonis menambah daftar panjang jenis jenis kecanduan yaitu kecanduan belanja atau biasa disebut dengan “shopaholic” atau “oniomania”.

Beban hidup yang semakin berat, tempo kerja yang semakin cepat, kesulitan hidup yang semakin kompleks, persaingan kerja yang semakin ketat menimbulkan rasa “cemas” yang berlebihan. Belum lagi jika kecemasan tersebut disebabkan oleh trauma masa lalu ataupun sugesti negatif yang terus dipupuk.

Kebutuhan manusia akan “rasa nyaman” inilah yang dimanfaatkan bahkan dieksploitasi oleh para kapitalis sebagai tambang emasnya dengan cara membobardir konsumen dengan berbagai iklan produk (jika perlu dengan pencitraan yang menyesatkan) sehingga konsumen menjadi ketagihan dan menjadikan belanja sebagai sarana pelepasan ketegangan (katarsis).

Untuk mengetahui apakah Anda tergolong shopaholic atau tidak, ada sejumlah pertanyaan yang harus Anda jawab. Bubuhkan kata “Benar” atau “Salah” pada masing-masingnya.

1. Ketika saya merasa tertekan, biasanya saya belanja.
2. Saya menghabiskan banyak uang untuk barang yang tidak saya miliki namun tidak saya butuhkan.
3. Saya merasa gila saat saya berbelanja tapi setelah itu saya tidak terlalau peduli akan barang yang saya beli.
4. Saya memiliki banyak pakaian yang tidak pernah saya pakai dan sejumlah perkakas/alat yang tidak terhitung jumlahnya dan saya tidak pernah menggunakannya.
5. Saya sering merasa sembrono/gila-gilaan dan lepas kontrol ketika saya berbelanja.
6. Saya sering berbohong kepada teman-teman dan keluarga tentang uang yang saya habiskan.
7. Saya merasa sangat kacau dan terganggu dengan kebiasaan berbelanja yang saya lakukan
8. Setelah belanja gila-gilaan, saya kadang merasa hilang orientasi dan tertekan.
9. Sekalipun saya merasa sangat bingung tertang utang-utang saya, saya tetap berbelanja.
10. Kegiatan berbelanja saya banyak disebabkan masalah hubungan dengan diri sendiri atau pun dengan orang lain.

Apakah Anda menjawab “benar” sebanyak empat kali atau lebih dari pernyataan-pernyataan di atas? Jika ya, tampaknya Anda memiliki masalah yang serius dengan nafsu belanja.
Jika kebanyakan jawaban Anda atas pernyataan kuis ini “benar”, mungkin Anda membutuhkan lebih dari sekadar tips-tips yang sifatnya ekonomis untuk mengendalikan pengeluaran Anda.

Jika pola belanja Anda mulai mengganggu kehidupan Anda, pertimbangkan untuk mendatangi seorang profesional terapis. Dia akan membantu Anda untuk mencari tahu mengapa kebiasaan belanja Anda sangat sulit dikendalikan.

Shopaholic biasanya digolongkan sebagai “penyimpangan obsesif-kompulsif” yang dapat disembuhkan dengan bantuan profesional / terapis.

Sumber

Hal yang Melekat pada Orang Sukses

Posted: 30 October, 2008 in Tips

Setiap orang ingin sukses, apapun caranya. Namun untuk meraihnya, tentu saja tidak mudah. Dibutuhkan perjuangan yang tidak ringan untuk meraih sukses yang Anda damba. Namun untuk mewujudkannya, ada baiknya jika Anda mencontoh tujuh hal yang melekat pada diri orang-orang sukses. Philip Humbert memperkenalkannya untuk Anda di bawah ini:

1. Tingkat pemahaman mereka
Hal pertama yang mengagumkan dari orang-orang sukses adalah tingkat pemahaman mereka atas diri mereka sendiri. Mereka tahu nilai-nilai dan tujuan-tujuan mereka. Mereka pun merasa nyaman dengan pilihan yang telah mereka buat dalam hidup ini. Jika mereka melakukan kesalahan mereka menyesalinya, namun mereka mampu berdamai dengan masa lalu. Mereka juga penuh gairah, percaya diri, dan optimis dalam memandang masa depan.

2. Tujuan yang jelas
Orang-orang yang sukses memiliki tujuan yang tertulis, mulai dari apa yang harus mereka lakukan dalam 30 hari hingga program 10 tahun.
Misalnya, para atlet yang sukses memiliki target untuk mencapai skor tertentu. Sedangkan pemimpin bisnis menuliskan target penjualan mereka. Mereka semua juga memiliki tujuan pribadi dan keluara yang dinyatakan secara detil sebagaimana tujuan profesional mereka. Saran yang kita semua pernah dengar bahwa: Tulislah tujuan Anda, benar-benar bekerja dan bermanfaat.

3. Hubungan yang kuat
Mereka semua memahami jaringan hubungan teman dan kolega mereka. Mereka memberikan penghargaannya pada pelatih atau rekan yang pernah mengajari mereka segala sesuatu. Mereka juga membukakan pintu kesempatan yang diperlukan. Mereka sangat berterima kasih dan menghargai bahwa kesuksesan adalah buah dari jalinan kemitraan dengan banyak orang yang berbeda selama bertahun-tahun.

4. Idealisme yang mengagumkan
Hal yang cukup menonjol dari orang-orang sukses adalah idealisme mereka. Mereka semua ingin melakukan suatu perubahan, mengisi hidup ini dengan penuh tujuan dan makna, atau meraih sebuah mimpi. Mereka dimotivasi dengan gairah untuk menciptakan dunia yang lebih baik, menyumbangkan sesuatu dan menolong orang lain.

5. Pragmatisme yang luar biasa
Seimbang dengan idealisme mereka, orang-orang yang luar biasa sukses ini ternyata juga amat praktis. Mereka berfokus pada pemecahan masalah, dan menggunakan tehnologi, informasi dan ketrampilan untuk meraih tujuan-tujuan yang terpenting. Mereka tidak tertarik pada teori-teori atau mempertahankan pilihan masa lalu dan tradisi-tradisi tua. Mereka menginginkan cara-cara yang praktis untuk menolong mereka sendiri dalam meraih tujuan.

6. Rasa ingin tahu yang dalam
Mereka mengobservasi budaya, membaca surat kabar, membaca tentang industri mereka. Mereka pun berusaha mempelajari semua hal yang ada di sekitar mereka. Mereka membaca tentang politik dan agama. Mereka ingin tahu tentang bursa saham dan belajar memasak. Saya terkejut bahwa sebagian besar dari mereka bukanlah ahli di bidang-bidang yang tersebut tetapi mereka amat terdidik, cerdas dan penuh rasa ingin tahu.

7. Disiplin pribadi
Mereka tidak mau membuang-buang waktu dan membohongi diri mereka sendiri. Mereka tidak membesar-besarkan atau mengecil-ngecilkan suatu masalah. Mereka tidak menggeneralisir. Orang-orang ini amat tepat saat mereka berbicara mengenai usia, hubungan, usaha atau impian-impian mereka. Angka dan tanggal, dollar dan sen, detil amat penting bagi mereka. Mereka mudah untuk diajak bicara dan jelas dalam berkomunikasi.

Setiap ketrampilan di atas memang dapat dipelajari oleh setiap orang! Tidak ada rahasia sukses. Sedangkan bakat, keluarga atau keberuntungan hanyalah sebagian kecil saja dari semua ini. Orang-orang yang amat sukses ini tahu apa yang mereka inginkan, dan menggunakan hubungan mereka, kerja keras, kesabaran dan disiplin untuk mencapai hasil yang luar biasa. Demikian juga Anda! Semoga Anda sukses….!

Sumber